JAKARTA, AW-Frank Lampard kembali ke Liga Primer. Bukan bersama Chelsea, kali ini bersama Coventry City. Ya, Super Frank berhasil mengembalikan Sky Blues ke kasta tertinggi liga Inggris setelah absen 25 tahun lamanya. Selamata datang kembali Lampard! Jutaan pengila bola dunia kembali menanti aksi legenda Chelsea tersebut di pinggir lapangan.

Pelatih 47 tahun itu pantang menyerah menekuni karier kepelatihan selepas pensiun awal 2017. Ia menerima tawaran melatih klub Divisi Championship, Derby County setahun kemudian. Sayang, Derby gagal promosi ke Liga Primer setelah kalah dalam final play-off dari Aston Villa.

Chelsea memulangkan sang legenda ke Stamford Bridge pada Juli 2019. Ia menjadi manajer asal Inggris pertama yang menangani The Blues selama dua dekade terakhir. Super Frank meneken kontrak berdurasi tiga tahun. Di musim perdananya, Chelsea berhasil finis di peringkat empat klasemen Liga primer dan lolos ke final Piala FA meski akhirnya kalah dari Arsenal.

Musim berikutnya menjadi petaka untuk Lampard. Meski sempat bertengger di papan atas klasemen di awal musim, raihan hanya 2 kemenangan dari 8 laga Liga Primer membuat manajemen klub memecatnya pada Januari 2021 dan menggantinya dengan Thomas Tuchel. Absen semusim dari dunia kepelatihan, Everton memintanya menyelamatkan klub dari ancaman degradasi usai memecat Rafael Benitez.

Lampard berhasil menyelamatkan Everton. Sayang, musim berikutnya, Super Frank harus kembali menelan pil pahit, dipecat dari kursi manajer The Toffees. Chelsea di luar dugaan kembali mengetuk pintu memintanya menjadi manajer sementara usai manajemen klub memecat Graham Potter.

Sayang, Lampard gagal dan untuk pertama kalinya sejak 1996 The Blues finis di peringkat 10 klasemen dengan raihan poin dan gol terendah sepanjang sejarah Liga Primer. Lampard bahkan menjadi manajer Chelsea dengan kinerja paling buruk dengan hanya meraih satu kemenangan dari 11 laga.

Namun, pelatih 47 tahun itu tidak menyerah dan menerima pinangan Coventry pada November 2024. Ia sempat terpilih menjadi manajer terbaik di Divisi Championship pada Oktober 2025. Puncaknya ia berhasil mengangkat Coventry kembali ke Liga Primer.