JAKARTA, AW-Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan. Dia mengukir sejarah dengan memasang skuat termuda, yakni 24 tahun 347 hari saat Barca melawat ke markas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions, dinihari tadi. Sayang, mimpi remontada yang diusung Lamine Yamal cs tak berbuah manis. Meski menang, mereka harus tersingkir karena kalah agregat 3-2.

Flick membuat tiga perubahan dari line-up pada leg pertama semifinal. Gavi, Fermin Lopez, dan Ferran Torres masuk menggantikan Marcus Rashford, Robert Lewandowski, dan Pau Cubarsi. Nama terakhir memang harus absen karena larangan main. Yamal berhasil mencetak gol kilat di menit ke-4. Tim tamu kian mendapat angin segar saat Torres menggandakan keunggulan 20 menit berselang.

Namun, Ademola Lookman sukses memperkecil skor di menit ke-31 memanfaatkan umpan Marcos Llorente. Flick memasukkan Lewandowski dan Rashford di menit ke-68. Namun, dewi fortuna sedang tidak memihak Blaugrana. Eric Garcia mendapat kartu merah di menit ke-79 setelah melanggar Alexander Sorloth. Upaya Barca mengejar ketertinggalan kian berat. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai.