JAKARTA, AW-Claudio Ranieri tidak bisa berkata tidak untuk timnas Italia. Saat negara memanggil, The Thinkerman siap mempertaruhkan segenap jiwa-raganya untuk Gli Azzurri. Ia tak ingin membiarkan Tim Biru Langit larut dalam duka nestapa berkepanjangan usai gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
“Saya sebelumnya bilang tidak karena telah punya tanggung jawab di AS Roma. Tidak bisa rangkap jabatan. Tapi, sekarang, saya bebas. Saat dipanggil timnas, Anda harus mengiyakan. Itu saja ” kata dia kepada Sky Sport Italia.
Italia membutuhkan sosok pelatih jenius. Opa Ranieri kesohor berkat suksesnya membawa tim promosi, Leicester City, memenangi gelar juara Liga Primer pada 2016 silam. Sayang, The Foxes kini harus kembali degradasi ke Championship. Para fans Italia masih menaruh harapan besar pada sang kakek bisa mengembalikan marwah Gli Azzurri di pentas sepakbola sejagat.
