JAKARTA, AW-Impian Barcelona menjadi juara di kandang sendiri, di hadapan musuh bebuyutannya, Real Madrid, menjadi kenyataan. Marcus Rashford dan Ferran Torres menjadi pahlawan dengan gol-golnya di 20 menit pertama laga El Clasico jilid II musim ini. Los Blancos tak berdaya dan skor tersebut bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini membuat Barca unggul 14 angka dari Madrid sehingga tidak mungkin terkejar di sisa tiga laga. Blaugrana pun sukses mempertahankan gelar juara La Liga yang direbut dari Madrid musim lalu. Pelatih Hansi Flick akhirnya bisa bernapas lega melihat anak asuhnya kembali menjadi No 1 di Spanyol untuk ke-29 kalinya.
Kini, tinggal anak asuh Alvaro Arbeloa yang tengah terduduk lesu di Camp Nou. Los Blancos kembali mengakhiri musim tanpa trofi. Ini menandai rekor buruk dengan dua musim berturut-turut tanpa trofi besar, situasi yang jarang terjadi dalam 16 tahun terakhir bagi raksasa Spanyol tersebut.
Musim depan akan menjadi pertaruhan terbesar Jose Mourinho, atau pelatih lain yang berani mengemban amanah sebagai pelatih baru El Real. Jika gagal lagi meraih gelar juara La Liga, itu akan menjadi catatan buruk setelah terakhir kali Si Putih gagal juara La Liga tiga kali berturut-turut pada musim 2003-04 hingga 2005-06.
