JAKARTA, AW-Martin Odegaard kerap absen karena cedera lutut. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, perlu menunjuk kapten baru yang lebih bugar. Declan Rice layak menerima amanah ini melihat performanya di atas lapangan. Eks gelandang Tottenham, Jamie O’Hara menyebut keputusan Arteta mengganti Odegaard di menit ke-57 pada leg pertama semifinal melawan Atletico Madrid menunjukkan pemain 27 tahun itu tak cukup bugar sebagai kapten tim.

“Musim lalu juga begitu. Performanya musim ini lebih mengkhawatirkan. Sebagai kapten, ditarik keluar pada laga semifinal, itu sebenarnya tidak elok,” kata O’Hara kepada talkSPORT dilansir Goal.

Odegaard meredup musim ini karena kerap cedera lutut. Ia hanya tampil sebagai starter di 19 laga Liga Primer dan Liga Champions. Minim kesempatan bermain membuat posisinya di timnas Norwegia juga terancam. Performa sang kapten di lapangan sedikit banyak memengaruhi laju Meriam di lapangan.

“Saya melihat anak asuh Arteta mungkin bisa berkembang tanpa Odegaard di lapangan. Inilah saatnya mereka menunjuk pemain lain sebagai kapten. Odegaard sepertinya tak lagi layak menjadi pilihan utama,” kata dia.

Eks bek Chelsea, Jason Cundy melihat Arteta sebenarnya telah memiliki calon kapten baru, yakni Declan Rice. Sejak bergabung dari West Ham, performanya saat mengkreasi serangan maupun membantu pertahanan tak perlu diragukan lagi. Ia juga memiliki wibawa sebagai kapten di Arsenal maupun timnas Inggris.

“Saat ia maju ke depan, ia menuntun rekan-rekannya. Ia sangat brilian saat menguasai bola. Saya menilai ia layak menjadi kapten timnas Inggris selanjutnya dan juga Arsenal,” ujar dia.

Odegaard telah menjadi kapten sejak Juli 2022 lalu. Sempat diragukan kebugarannya karena cedera lutut, ia tetap mengenakan ban kapten hingga musim ini. Wakil Kapten adalah Bukayo Saka. Arteta bisa menjadikan Rice, Gabriel Magalhaes, dan Gabriel Jesus sebagai kapten jika Odegaard dan Saka absen.