JAKARTA, AW-Duel leg pertama semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid vs Arsenal memang tak sekelas duel PSG vs Bayern Munich sehari sebelumnya. Kedua tim berbagi skor imbang 1-1 dan kedua gol lahir dari titik putih.
Viktor Gyokeres membuka keunggulan The Gunners sebelum tuan rumah menyamakan skor lewat Julian Alvarez. Performa pemain 26 tahun ini paling menyedot perhatian. Tak hanya pemain paling berbahaya milik El Atleti, tetapi juga playmaker kreatif sekaligus jeli mengatur tempo permainan lewat pergerakan dengan atau tanpa bolanya.
Penyerang internasional Argentina itu tak hanya merepotkan kiper lawan, tetapi juga mampu turun ke bawah untuk membangun serangan. Antoine Griezmann dan Ademola Lookman tahu betapa mereka bisa mengandalkan Alvarez melahirkan umpan-umpan terukur untuk dikonversi menjadi gol. Tak heran, eks penggawa Manchester City itu mampu mengeksekusi penalti dengan sempurna.
Gol ke gawang David Raya ini adalah gol ke-10 pemain 26 tahun itu di Liga Champions musim ini. Ia adalah pemain Atletico Madrid pertama yang mampu menorehkan dua digit gol di kompetisi elit Eropa ini. Hanya Lionel Messi, rekan setimnya di timnas Argentina, yang mampu mencetak lebih dari 10 gol semusim.
Pelatih El Atleti, Diego Simeone, berharap cedera Alvarez tidak parah saat sang pemain harus ditarik keluar di menit ke-77 dan digantikan Alex Baena. Pemain incaran Arsenal, PSG, dan Barcelona itu diharapkan bisa tampil pada leg kedua semifinal pekan depan. Tanpanya, barisan serang Atletico akan seperti macan ompong.
