JAKARTA, AW-Liverpool memiliki manajer anyar, yakni Andoni Iraola. Tugasnya di Anfield, antara lain mengembalikan ketajaman Alexander Isak, meyakinkan Alisson Becker bertahan di Anfield, dan mengoptimalkan kontribusi Florian Wirtz.

Fans The Reds berharap tim kesayangannya tak lagi cupu seperti musim lalu. Sang juara bertahan menelan 12 kekalahan di Liga Primer, kalah dari Crystal Palace di babak keempat Carabao Cup, dipermalukan Manchester City di perempat final Piala FA, dan tersingkir di babak 8 besar Liga Champions dari PSG.

Tugas Iraola hanya satu, yakni mengembalikan ketajaman Si Merah dan bersaing ke tangga juara Liga Primer musim depan. Direktur Olahraga Richard Hughes berharap tangan dingin Iraola seperti saat membawa Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Pelatih kelahiran Basque yang bergabung ke Stadion Vitality pada 2023 lalu sukses membawa The Cherries finis di peringkat enam klasemen. Dengan anggaran belanja pemain yang minim, Iraola sukses menerapkan skema permainan menyerang yang efektif dan efisien.

Untuk merealisasikan itu semua, Iraola perlu mengembalikan ketajaman Isak. Bomber timnas Swedia itu hanya tampil sebagai starter di 13 laga pada musim pertamanya di Anfield. Rentetan cedera membuat pemain termahal di Liga Primer tersebut kesulitan menjadi mesin gol baru Liverpool.

Iraola juga harus bisa mengeluarkan potensi terbaik Alexander Wirtz. Playmaker internasional Jerman yang diboyong dari Bayer Leverkusen senilai 100 juta Pound akan kembali menjadi andalan di Anfield musim depan. Ia masih harus beradaptasi dengan keras dan sengitnya setiap laga di Liga Primer.