Liverpool tengah terpuruk usai rentetan tiga hasil buruk di Liga Primer. Teranyar, Mohamed Salah cs dipermalukan Aston Villa 4-2 di Villa Park. The Reds kembali gagal menyegel tiket lolos ke Liga Champions. Mereka masih terpaku di peringkat lima klasemen, terpaut empat angka dengan Bournemouth, dengan dua laga tersisa.

Mo Salah paham betul apa yang sedang terjadi di Anfield. Ia memiliki satu permintaan terakhir sebelum meninggalkan Liverpool akhir musim ini. Ia ingin The Reds bangkit dan kembali menjadi tim yang ditakuti dengan skema menyerang nan mematikan.

“Saya ingin Liverpool kembali menjadi tim yang memenangi banyak trofi dengan gaya menyerang yang ditakuti lawan. Identitas itu yang harus diperbaiki dan tidak ada tawar-menawar. Semua pemain Liverpool harus bisa beradaptasi,” kata penyerang internasional Mesir itu.

Pemain 33 tahun itu menyumbang dua trofi Liga Primer, dua Piala FA, dan satu Liga Champions untuk klub Merseyside tersebut. Kepastian Si Merah berlaga di Liga Champions ditentukan pada laga pekan terakhir melawan Brentford, 24 Mei mendatang. Kemenangan adalah harga mati untuk anak asuh Arne Slot.