Wamentan Sudaryono usai menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada 22 Juni 2025. Wamentan mengatakan, alsintan bantuan dari pemerintah tidak boleh diperjualbelikan atau disewakan dengan harga tinggi. (Foto : Kementan)
Wamentan Sudaryono saat meninjau langsung panen padi di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada 18 Juni 2025. Wamentan menawarkan kredit alsintan dengan bunga hanya 3% bagi petani yang belum mendapat bantuan langsung dari pemeirntah. (Foto : Kementan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat kunjungan kerja ke Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada 18 Juni 2025, dalam rangka panen padi bersama petani setempat. Wamentan mendorong agar panen padi bisa tujuh kali dalam dua tahun guna memperkuat ketahanan pangan nasional. (Foto : Kementan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono bersama Wakil Menteri Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Belanda Guido Landheer melakukan pertemuan di Jakarta pada 17 Juni 2025. Indonesia dan Belanda akan bekerja sama di bidang pertanian berkelanjutan, termasuk upaya Indonesia mengadopsi teknologi pertanian rumah kaca dari Belanda. (Foto : Kementan)
Wamentan Sudaryono, saat Seminar Strategis Pendidikan Reguler (Dikreg) LIII Tahun 2025 di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, di Bandung, Jawa Barat, pada 13 Juni 2025, menegaskan pentingnya kedaulatan pangan nasional diwujudkan Indonesia karena merupakan benteng pertahanan negara. (Foto : Kementan)
Wamentan Sudaryono menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jakarta pada 16 Mei 2025. Indonesia akan memanfaatkan jaringan logistik dan distribusi UEA guna menggenjot ekspor produk pertanian nasional. (Foto : Kementan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono bersama Rektor IPB University Arif Satria saat meluncurkan benih padi varietas unggul baru (VUB) hasil riset IPB University di Kampus Dramaga, Bogor, Rabu (14/05/2025). Varietas padi unggul Indonesia itu diberi nama IPB-13S, IPB-14S, dan IPB-15S. (Foto : Kementan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan bahwa Indonesia bisa menguasai pangan dan energi dunia, di antaranya melalui riset dan modernisasi pertanian. (Foto : Kementan)
Wamentan RI Sudaryono saat berkunjung ke Wageningen University and Research (WUR) di Belanda guna mencari solusi untuk menghentikan impor pangan Indonesia. (Foto : Kementan)