Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatra Selatan, bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani beserta jajaran, Jumat (05/09/2025). Menteri Tito mengatakan, distribusi beras SPHP telah membantu menstabilkan harga pangan pokok tersebut sekaligus menurunkan inflasi nasional. (Foto/Ilustrasi : Kementan)
Per 20 Agustus 2025, harga beras medium dan premium di 13 provinsi berangsur turun secara nasional. Penurunan ini menjadi sinyal positif bahwa upaya pemerintah lewat distribusi beras SPHP dalam menstabilkan harga pangan mulai membuahkan hasil. (Foto/Ilustrasi : Kementan)
Wamentan Sudaryono saat menjadi pembicara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Brawijaya 2025 di Kota Malang, Jawa Timur, pada 13 Agustus 2025. Usai acara itu, Wamentan mengatakan, pemerintah menargetkan distribusi beras SPHP dapat ditingkatkan menjadi 7.000 ton per hari dari saat ini sekitar 3.000 ton per hari. (Foto/Ilustrasi : Kementan)
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat hadir langsung meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Tembak Yonif 328 Dirgahayu Cilodong, Depok, Jawa Barat (Jabar), pada 26 Juli 2025. Bulog memastikan distribusi beras SPHP di GPM itu berjalan tepat sasaran karena pembelian dibatasi maksimal dua kemasan per konsumen. (Foto/Ilustrasi : Perum Bulog)