JAKARTA, AW-Presiden FIGC (PSSI-nya Italia) Gabriele Gravina berpacu dengan waktu mencari pelatih terbaik untuk tim nasional. Mereka kini mengalihkan bidikan ke Gennaro Gattuso, peraih juara dunia bersama Italia di Jerman 2006 silam. Eks gelandang bertahan AC Milan itu tengah menganggur usai berpisah dengan klub asal Kroasia, Hajduk Split.
Nama “Si Badak” julukan Gattuso, muncul sebagai kandidat pelatih Gli Azzurri setelah dua kandidat sebelumnya, yakni Claudio Ranieri dan Stefano Pioli gagal bergabung. Ranieri menolak tawaran FIGC karena ingin fokus menjadi penasihat teknis di AS Roma. Sementara, Pioli menolak karena telah mencapai kesepakatan personal dengan klub Italia, Fiorentina.
Selain Gattuso, ada dua nama lain yang muncul sebagai kandidat pelatih La Nazionale, yakni Daniele De Rossi dan Fabio Cannavaro. Keduanya juga pilar kesuksesan Italia menjadi juara dunia di Jerman 2006 silam. Dengan gaya kepemimpinan yang tegas, Gattuso diharapkan mampu membangkitkan semangat juang para pemain Italia.
Meski menang 2-0 atas Moldova setelah sebelumnya kalah 3-0 dari Norwegia, penampilan Italia masih belum meyakinkan. Juara dunia empat kali itu tampil di bawah standar. Gravina berharap Gattuso bisa menunaikan amanah berat mengangkat kepercayaan diri para pemain Gli Azzurri. Mimpi buruk tak lolos ke putaran final Piala Dunia dua kali berturut-turut memengaruhi permainan Italia.
Jika tak satupun dari tiga kandidat tersebut mau menerima amanah berat ini, FIGC kabarnya ingin kembali merekrut Roberto Mancini yang sukses mempersembahkan Piala Eropa 2020. Mancio menyesal bergabung dengan timnas Arab Saudi setelah enam tahun menjadi allenatore Italia. Melatih satu tim nasional tak bisa disamakan dengan tim sebelumnya. Kualitas Italia jelas jauh di atas Arab Saudi.
