JAKARTA, AW-Barcelona gagal meraih kemenangan saat melawat ke markas Club Brugge pada babak ke-4 fase liga, Liga Champions, Kamis (6/11) dinihari. Gawang Blaugrana yang kerap kebobolan membuat para fans mempertanyakan taktik garis pertahanan tinggi milik pelatih Hansi Flick.
Los Cules berisiko tinggi kebobolan jika barisan serang lawan sukses menghindari jebakan offside. Masalahnya, Barca kerap kesulitan mencetak gol penyama dan membalikkan keadaan. Kemenangan yang diharapkan kerap tinggal impian karena hanya bisa meraih hasil imbang.
Hingga laga kontra Club Brugge, raksasa Katalan telah melewati sembilan laga tak pernah mencetak cleansheet. Di Liga Champions, mereka tampil kurang maksimal. Lamine Yamal cs hanya menang dua kali, sekali imbang, dan sekali kalah. Mereka tercecer di posisi 11 klasemen sehingga harus melewati babak 16 besar.
“Kami ingin memainkan DNA kami, tak ada kata garis pertahanan rendah lalu menyerang balik dalam kamus kami. Memang 3-3 bukan hasil yang bagus karena kami harus bangkit dan mengejar ketinggalan. Tapi, ini hal yang positif,” kata Flick dilansir ESPN.
Marcus Rashford cs juga tertinggal lima angka dari pemuncak klasemen La Liga, Real Madrid. Pada lima laga terakhir di liga domestik, Los Cules hanya mampu menang tiga kali dan kalah dua kali dari Real Madrid dan Sevilla.
