JAKARTA, AW-Liverpool tak kuasa menolak takdir dua kekalahan berturut-turut. Si Merah tengah merana. Dua kekalahan beruntun menghentikan rentetan tujuh kemenangan tim besutan Arne Slot di semua ajang.
Setelah dipermalukan tuan rumah Crystal Palace, Mohamed Salah cs dipaksa menyerah 1-0 oleh tuan rumah Galatasaray di RAMS Park, pada laga kedua babak penyisihan Liga Champions, dinihari tadi.
Kekalahan ini terasa menyesakkan mengingat Victor Osimhen cs babak-belur dihajar tuan rumah Eintracht Frankfurt di laga pembuka babak penyisihan kompetisi elit Eropa tersebut.
Rotasi pemain di barisan serang racikan Slot tak berjalan oke. Alih-alih membalikkan keadaan, tim tamu bahkan kesulitan mengejar defisit sebiji gol Osimhen yang dicetak lewat titik putih di menit ke-16 akibat handball Dominik Szoboszlai.
Pelatih asal Belanda itu sampai harus memasukkan Salah dan bintang barunya, Alexander Isak usai turun minum untuk menambah daya gedor The Reds. Namun, gol yang dinanti tak kunjung hadir hingga laga berakhir.
“Ada beberapa pemain yang melewatkan sesi pramusim. Nah, mereka tidak bisa terus bermain. Jika dipaksakan, mereka rentan cedera. Saya harus melakukan rotasi karena pemain tidak akan kuat bermain 3×90 menit dalam 7-8 hari,” ujar Slot di situs resmi Liverpool.
