JAKARTA, AW-Kemenangan 0-2 atas tuan rumah Burnley menjadi modal berharga Chelsea saat menjamu raksasa Katalan, Barcelona, di babak kelima, fase penyisihan Liga Champions, pekan depan.
Pedro Neto dan Enzo Fernandez membawa The Blues memangkas jarak menjadi hanya tiga angka dengan pemuncak klasemen Liga Primer, Arsenal. Ini adalah kemenangan ke-8 dari 10 laga di semua ajang sekaligus sinyal untuk raksasa Katalan.
Baik Barca maupun Chelsea sama-sama memiliki tujuh angka hasil dua kemenangan dan sekali imbang, serta sekali kalah dari empat laga awal di kompetisi elit Benua Biru. Keduanya mengumpulkan tujuh angka dan tercecer di peringkat 11 dan 12 klasemen. Sehingga harus melewati babak 32 besar.
Manajer The Blues, Enzo Maresca sudah menyiapkan strategi jitu untuk meredam agresivitas Blaugrana. Tim besutan Hansi Flick bakal datang ke Stamford Bridge dengan kepercayaan diri tinggi usai mencukur Bilbao empat gol tanpa balas di Camp Nou.
Maresca akan kembali mengandalkan Moises Caicedo yang tidak diturunkan di laga kontra Burnley. Liam Delap akan kembali menjadi tumpuan di lini depan setelah pulih dari cedera.
Lini tengah akan menjadi fokus pelatih asli Italia tersebut. Dengan lini tengah yang kuat, tuan rumah lebih mudah merusak alur permainan Barca yang masih akan mengandalkan Robert Lewandowski dan Lamine Yamal di lini depan.
Gelandang serang Blaugrana, yakni Fermin Lopez, Dani Olmo, dan Ferran Torres juga harus mendapat pengawalan ekstra. Sehingga, ujung tombak tim tamu tak banyak mendapat pasokan umpan bagus.
Maresca lebih percaya diri karena timnya punya pengalaman menaklukkan tim sekelas PSG di ajang Piala Dunia Antarklub. Permainan Barca dan PSG sama-sama mengusung gaya permainan terbuka. Tidak ada kata bertahan dalam kamus kedua tim.
