JAKARTA, AW-Barcelona lebih diunggulkan menang dalam duel El Clasico jilid pertama di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10) malam. Ini adalah pertemuan dua musuh bebuyutan pertama untuk pelatih anyar Los Blancos, Xabi Alonso. Pelatih muda asal Spanyol itu bakal kesulitan menghadapi panasnya laga di atas lapangan.

Sebaliknya, Hansi Flick jauh lebih berpengalaman. Raksasa Katalan menyapu bersih empat duel el clasico musim lalu, dua di La Liga, satu di final Copa del Rey, dan sisanya di Piala Super Spanyol. Rentetan hasil buruk melawan seteru abadi, plus Raksasa Spanyol yang tersingkir di perempat final Liga Champions memaksa pelatih Carlo Ancelotti lengser dari kursi pelatih.

Flick juga punya senjata pamungkas, yakni Marcus Rashford. Bomber internasional Inggris yang dipinjam dari Manchester United ini menjadi pemain paling produktif di Barca musim ini. Dia telah menyumbang lima gol dan lima assist dari 12 laga berseragam Blaugrana. Rashford seperti terlahir kembali sejak datang ke Camp Nou. Ia rajin bikin gol atau terlibat dalam proses terciptanya gol untuk Barca.

Tak hanya garang di La Liga, performa pemain 27 tahun ini juga mengkilap di Liga Champions. Ia menyumbang sepasang gol ke gawang Newcastle United di matchday pertama. Setelah kalah dari PSG, Barca bangkit dan menghajar Olympiacos 6-1, di mana Rashford juga mencetak dua gol. Kini, penyerang timnas Inggris itu membidik El Clasico di kandang Real Madrid.

Flick, yang bakal absen di laga ini karena menerima dua kartu kuning di laga sebelumnya, tentu membutuhkan kecepatan dan kecepatan Rashford untuk membongkar rapatnya pertahanan tuan rumah. Aksi individualnya kerap menghasilkan peluang emas untuk rekan-rekannya mencetak gol. Seperti saat Barca mendapat hadiah penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Lamine Yamal di laga kontra Olympiacos.