JAKARTA, AW-Dewi Fortuna sedang ogah memayungi Manchester City. Raksasa Liga Primer tersebut menyerah 0-2 dari Tottenham Hotspur dihadapan para pendukungnya sendiri. Blunder James Trafford di laga debutnya berseragam The Citizens plus tumpulnya penyerang andalan Erling Haaland menambah pilu duka para fans yang memadati Etihad Stadium.

Dua kesalahan penjaga gawang masa depan timnas Inggris itu menjadi mimpi buruk untuk manajer Pep Guardiola. Meski begitu, sang manajer sepertinya memaklumi karena selalu ada yang pertama untuk setiap pemain. Ibarat dua sisi mata uang, laga debut bisa berakhir manis ataupun pahit. Rasa gugup memengaruhi kecepatan pengambilan keputusan Trafford.

“Ini baru laga kedua. Masih banyak yang akan terjadi. Saya tahu para pemain telah bekerja keras. Akan ada banyak perbaikan dan hal-hal bagus lainnya seiring tim yang kian tampil padu,” kata Guardiola di situs resmi klub.

Sebaliknya, Tottenham tampil garang dan efektif di depan gawang tuan rumah. Guardiola harus membayar mahal keputusannya kembali mencadangkan Ederson yang sedang membahas kepindahannya ke klub Turki, Galatasaray. Ilkay Gundogan dan Manuel Akanji juga tak ada dalam skuat karena alasan serupa. Sementara, Savinho yang dibidik Tottenham, absen karena cedera.

Guardiola memang tengah merampingkan skuat City yang kegemukan. Tottenham telah menawar 80 juta Euro untuk Savinho yang baru bergabung dengan Manchester Biru dari Troyes musim lalu. Sayap lincah internasional Brasil itu mencetak tiga gol dan 13 assist dari 48 laga di semua ajang musim lalu. Bursa transfer baru akan ditutup 1 September mendatang. Ederson, Savinho, Akanji dan Gundogan masih punya banyak waktu memutuskan masa depannya.