JAKARTA, AW-Mikel Arteta menyongsong enam tahun emasnya di Emirates. Laga kontra Everton menandai masa enam tahun pelatih 43 tahun itu di klub London Utara. Ia mempersembahkan trofi Liga Primer sebelum kontraknya habis 2027 mendatang.

Pelatih asal Spanyol itu naik jabatan dari pelatih kepala menjadi manajer Arsenal usai memenangi Piala FA, 2020 silam. Arteta sendiri mengaku betah dan ingin lebih lama lagi mengasuh para penggawa Meriam London.

Musim ini boleh jadi kesempatan terakhir untuknya memberi hadiah gelar juara Liga Primer untuk manajemen klub dan para fans. Sehingga, eks asisten Pep Guardiola tersebut layak mendapat hadiah kontrak baru.

Enam tahun sudah cukup bagi Arteta untuk menguasai jagat sepakbola Inggris. Rentetan posisi kedua di klasemen akhir harus diakhiri. Dengan deretan pemain top di setiap lini, tak ada lagi alasan The Gunners gagal finis di puncak klasemen.

Raksasa Inggris, Manchester City memang masih menjadi batu sandungan untuk Bukayo Saka cs. Belum lagi performa mengejutkan dari kuda hitam, Aston Villa dan Chelsea. Menarik dinanti racikan strategi dan skuat Arsenal saat menyambangi markas Everton, Minggu (21/12) dinihari.

Meriam kerap kesulitan meladeni aksi The Toffees. Dalam lima pertemuan terakhir, Meriam hanya tiga kali menang dan dua kali imbang dengan klub sekota Liverpool tersebut. Arteta mesti waspada karena Everton hanya kalah dua kali dan sisanya menang di lima laga kandang terakhir.