JAKARTA, AW-Liverpool punya tumpuan baru di lini depan, yakni Hugo Ekitike. Para fans menanti aksi penyerang timnas Prancis tersebut seiring absennya King of Anfield, Mohamed Salah. Sang Raja Mesir harus tampil di Piala Afrika 2025.
Tampil impresif di awal musim ini, dengan gelontoran tiga gol di tiga laga perdana Liga Primer, Ekitike mesti merasakan kerasnya persaingan di lini depan The Reds. Manajer Liverpool, Arne Slot, merotasi barisan serangnya untuk memberi kesempatan pemain termahalnya, Alexander Isak, beraksi.
Sayang, eks penyerang andalan Newcastle tersebut gagal memenuhi ekspektasi. Ekitike yang justru unjuk gigi dengan sumbangan tujuh gol saat 10 kali tampil sebagai starter. Uniknya, Salah punya catatan serupa saat mengukir rekor gol di musim 2017-18 bersama Si Merah.
Performa penyerang 23 tahun itu kian membaik. Usai mencetak sepasang gol di dua laga berturut-turut, melawan Leeds dan Brighton, eks bomber Eintracht Frankfurt itu kini telah menyumbang 10 gol di semua ajang, dua kali lipat dari kontribusi dari rekan setimnya yang lain.
“Dia sangat tajam. Musim ini sangat berat, tapi dia mampu menyumbang 10 gol. Itu sudah luar biasa. Kami masih membutuhkan gol-golnya,” kata Kapten Liverpool, Virgil van Dijk dilansir Goal.
Slot tak punya banyak pilihan di lini depan yang bisa diandalkan selepas kepergian Salah. Para fans sangat menantikan magis Ekitike di White Hart Lane, kandang Tottenham. Si Merah memang di atas angin dengan catatan empat kemenangan dan hanya sekali kalah dalam lima pertemuan terakhir.
Tapi, Spurs hanya sekali kalah dalam lima laga kandang terakhir. Raksasa Inggris, Manchester United hanya bisa meraih sebiji poin dalam lawatannya ke markas The Lilywhites, 8 November lalu. Tuan rumah berhasil bangkit dan nyaris menang usai tertinggal lebih dulu oleh gol Bryan Mbeumo.
