JAKARTA, AW-Aston Villa datang ke Anfield, Minggu(2/11) dinihari, dengan percaya diri tinggi. Mereka sukses memenangi empat laga terakhir di Liga Primer. Terakhir, mereka menundukkan raksasa Liga Primer, Manchester City. Liverpool bisa menjadi korban berikutnya jika manajer Arne Slot masih bingung menemukan skuat terbaiknya.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu tahu betul arti kemenangan untuk manajemen klub maupun para fans The Reds. Mereka tentu gerah melihat tim kesayangannya akrab dengan kekalahan. Mohamed Salah cs kalah enam kali dari tujuh laga terakhir di semua ajang. Terbaru, mereka gagal lolos ke perempatfinal Carabao Cup usai kalah 0-3 dari Crystal Palace di Anfield.
Tiga laga di awal November, yakni melawan Villa, kemudian Real Madrid di Liga Champions, dan raksasa Manchester City di Liga Primer, adalah ujian terberat Slot. Jika masih saja gagal menang, eks pelatih Feyenoord tersebut terancam kehilangan jabatan manajer di Anfield.
Peluang Si Merah mempertahankan gelar juara Liga Primer semakin tipis jika kalah dari Villa dan City. Alexander Isak cs tercecer di peringkat tujuh klasemen, terpaut tujuh angka dengan pemuncak klasemen, Arsenal. Jika kalah dari Villa, mereka bisa terlempar keluar 10 besar.
Liverpool dan Villa, yang duduk di peringkat tujuh dan delapan berbagi 15 angka di klasemen. Namun, tekanan ada di kubu tuan rumah. Villa baru dua kali kalah, sementara Liverpool empat kali. Dari lima pertemuan terakhir, Villa kerap merepotkan Si Merah. The Villans memang belum pernah menang. Namun, mereka sukses menahan imbang The Reds tiga kali.
