JAKARTA, AW-Kementerian Pertanian (Kementan) menuai apresiasi dari Komisi IV DPR atas situasi harga pangan nasional yang relatif terkedali. Tren stabil harga pangan tersebut diharapkan terjadi pada semua komoditas, termasuk bahan pangan pokok beras. DPR ingin seluruh harga pangan terjangkau bagi masyarakat.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN Heri Dermawan mengatakan, Komisi IV DPR memberikan apresiasi atas kinerja Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan jajaran. Salah satu yang disorot adalah keberhasilan pemerintah yang dinilai mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok khususnya beras. Heri melihat adanya koreksi atau penyesuaian harga beras.
Harapannya, tren positif ini dapat segera meluas sehingga harga beras nasional bisa lebih stabil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. ”Saya apresiasi di tengah situasi seperti ini, laporan yang saya terima bahwa Kementan bisa menjaga harga-harga bahan pokok penting tetap stabil. Bahkan untuk beras cenderung ada yang terkoreksi, walaupun belum menyeluruh, mudah-mudahan secepatnya bisa dikoreksi semuanya,” kata Heri saat rapat kerja antara Komisi IV DPR dengan Mentan Amran di Gedung DPR Jakarta, Rabu (03/09/2025).
Untuk itu, Heri mendorong agar penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dipercepat sesuai kebutuhan. Dia juga berharap agar Gerakan Pangan Murah (GPM) dapat ditingkatkan dan menjangkau masyarakat. “Kami berharap SPHP penyaluran sebaiknya bisa dipercepat, sesuaikan dengan kebutuhan, karena stok kita masih banyak. Mohon juga Gerakan Pangan Murah diperbanyak sebanyak-banyaknya. Bila perlu 4-5 kali lipat. Ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap dia dalam publikasi yang dikutip pada hari yang sama.
Heri juga memuji program prioritas yang telah disiapkan Kementan di tahun 2026. Dia menilai program Kementan sangat komprehensif dan relevan untuk menjawab kebutuhan nasional. Program Kementan di 2026 antara lain peningkatan produksi padi, jagung, dan komoditas strategis, termasuk daging telur dan susu, lalu cetak sawah dan optimalisasi lahan, kemudian penyediaan air untuk pertanian, selanjutnya penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian, pupuk bersubsidi, serta penyuluhan dan regenerasi petani, juga hilirisasi.
“Saya membaca program prioritas Kementan di tahun 2026 ini sangat luar biasa. Kalau ini bisa tercapai, makmurlah kita. Saya rasa kebangkitan swasembada pangan pasti akan segera tercapai,” jelas dia.
Selain itu, apresiasi lainnya datang dari Rokhmin Dahuri dari Fraksi PDIP. Rohmin Dahuri mengakui kerja keras jajaran Kementan untuk memastikan program pembangunan pertanian tetap berjalan. “Kami sangat mengapresiasi kinerja yang baik dari Kementan. Kami amati dari Pak Menteri, Wakil Menteri, para Dirjen/Kabadan, dan Eselon II. Kami sering menjumpai di lapang, kerjanya gak pernah ada istirahat. Kami sangat mengapresiasi,” ungkap Rohmin.
